Saturday, June 23, 2012

Dinarku

Dinar merupakan salah satu jenis investasi emas yang berbentuk koin yang sengaja kulirik karena nilainya yang stabil dan relatif tahan terhadap inflasi.
Dinar sudah digunakan pada masa kekhilafahan islam sebagai salah satu alat tukar yang sah dan terbukti sampai sekarang nilainya tidak banyak berubah atau tetap. Sebagai contoh: harga 1 ekor kambing pada masa lalu (> 1400 tahun) sekitar 1 dinar, harga kambing sekarang pun tidak jauh beda, sekitar 1 dinar.
Itulah alasan memilih investai Dinar emas. Dinar sebagai penjaga nilai.

Pertama beli dinar tertanggal 7 desember 2009, 1 dinar = Rp. 1.515.760,- di UsahaDinar.com.
Tidak berapa lama beli lagi 1 dinar di WIN (Wakala nusantara), harga gak jauh beda, lebih murah sedikit. Jadi total 2 Dinar.

Pembelian ke-3, sabtu 23 juni 2012 di UsahaDinar.com, 1 dinar = Rp. 2.138.609,- sebanyak 2 dinar, jadi total 4 Dinar.

Jika di saat pertama beli dinar uang di taruh di deposito, kira-kira hasil akhir sampai pembelian ke-3 jadi 3,7 jt. Tapi kalau dengan dinar jadi senilai 4,3 jt, berarti dinar relatif bagus buat investasi dibanding deposito.
(Bersambung).

No comments:

Post a Comment